Rabu, 23 September 2009

1 Syawal 1430 - H



Buat seluruh teman, kerabat, serta keluarga, khususnya penggemar tanaman tiin (ficus carica) kami mengucapkan " Taqobbalallahu minna wa minkum " Semoga Allah swt menerima seluruh ibadah kita.

Mohon Maaf atas kekhilafan kami baik lahir maupun batin

Didik Widyantoro
Sekeluarga

Senin, 14 September 2009

Sabun Buah Tiin



Masyarakat dunia mengolah Buah Tiin tidak saja untuk dikonsumsi (dimakan) akan tetapi inovasi lain dapat digunakan untuk sabun, perhatikan gambar di atas

Senin, 07 September 2009

Info Delia tentang Tip Singkat Sukses Membuat Taman, antara lain dengan Menggunakan Tanaman Ficus Carica (Pohon Tiin)


Tip Sukses Membuat Taman “Xeriscape”

Pohon Tiin (Ficus Carica) Termasuk Salah Satu Tanaman Yang Memerlukan Air Lebih Sedikit Dari Biasanya

Delia BiNusian weblog

Jumat, 4 September 2009

KOMPAS.com - Dalam bahasa Yunani, xeros artinya dry atau kering, sehingga xeriscape mempunyai pengertian sebagai taman yang memerlukan air yang sangat minim.
Idealnya, taman xeriscape tetap memerlukan air, walau jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan taman umumnya. Tanaman yang digunakan pun tetap tanaman asli yang hidup di sebuah daerah, katakanlah daerah yang memiliki curah hujan normal.

Berikut ini tip singkat untuk sukses membuat taman xeriscape:

1. Kenali sifat area taman
Luangkan beberapa kali waktu untuk mengamati area yang ada. Bagaimana kondisi iklim di area tersebut, seberapa kering dan bagaimana sumber air untuk penyiramannya. Bayangkan jika tanaman tertentu ada di dalam area tersebut. Bayangkan pula aktivitas yang dapat dilakukan di dalam taman tersebut termasuk kegiatan pemeliharaannya. Tentukan desain sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang ada.

2. Lakukan perbaikan tanah
Ada tempat yang terlalu terik dan ada yang ternaungi. Selain itu ada pula tanah yang akan tergenang air dalam waktu lama, baik itu tergenang air hujan maupun air sisa penyiraman taman. Lakukan perbaikan drainase tanah dengan cara menggemburkan atau membuat sistem drainase yang sesuai. Penting pula untuk melihat apakah penambahan kompos pada permukaan tanah dapat menghambat penguapan air dan meningkatkan kesuburan tanah.

3. Pilihlah tanaman yang memerlukan air lebih sedikit dari biasanya
Jenis tanaman tidak hanya sebatas pada tanaman kaktus atau tanaman sukulen saja, tetapi juga dapat digunakan jenis tanaman lain yang memerlukan air lebih sedikit dari pada jenis lainnya. Syarat utama dalam pemilihan tanaman adalah jenis tanaman yang setempat atau yang tetap tumbuh, di lingkungan sekitarnya.
Dan keberadaan jenis taman ini dapat dikombinasikan dengan jenis taman pada umumnya yang memerlukan air lebih banyak asalkan kita dapat mengharmonikan kesesuaian desain di antara keduanya.

Jenis-jenis tanaman yang dapat digunakan antara lain: jenis Groundcover: Aloe sp., Lantana sp., Plumbago zeylanica, Zamia furfuraceae, dan lainnya. Jenis Semak: Euphorbia sp.; Sansevieria sp.; Adenium sp.; Agave spp.; Alamanda schotti; Gardenia volkensii; Hibiscus sp.; Kalanchoe spp.; Jasminum sambac; Nolina recurvata; Portulacaria afra; Plumbago auriculata; Nerium oleander, dan lainnya. Jenis Pohon: Bauhinia sp; Caesalpinia pulcherrima; Dracaena sp; Ficus carica; Ficus macrophylla; Ficus palmeri; Ipomea arborescens; Morinda citrifolia; Delonix regia; Erythrina sp.; Casuarina equiseifolia, dan lainnya.

4. Cermat menempatkan dan membuat area rumput
Bagaimana dan dimana rumput ditempatkan dalam sebuah taman secara nyata dapat mengurangi jumlah air yang diperlukan pada saat dalam irigasi. Keberadaan rumput juga memerlukan lebih banyak air dan kegiatan pemeliharaan dari pada jenis tanaman lainnya. Tetapi jika kita melakukan pengelompokkan rumput dapat juga meningkatkan efisiensi penggunaan air penyiraman yang rutin. Dan jangan lupa, pilihlah jenis rumput yang tahan dengan kondisi berpasir atau padat serta kekeringan dalam jangka waktu yang cukup lama.

5. Gunakan jenis elemen taman lainnya
Elemen lain yang dapat digunakan adalah pasir hias atau batu kerikil untuk taman kering, atau berbagai macam batu hias taman, baik yang berfungsi sebagai steps stone, tumbled stone, dan lainnya. Tidak ada batasan dalam pemilihan jenis elemen selain tanaman. Asalkan tidak memerlukan air yang banyak serta masih dapat mengalirkan air serta dapat menghambat penguapan air dari tanah, jenis elemen tersebut dapat digunakan.

6. Lakukan pemeliharaan yang tepat
Kegiatan pemeliharaan yang tepat meliputi penyiramana air yang tepat dan hemat, mengatur jadwal penyiraman dan seberapa lama penyiramannya, pemberian mulsa, pemberian pupuk organik, dan lainnya. Tujuan yang hendak dicapai adalah kondisi taman yang tetap subur tetapi bersih.

Mudah bukan? Selemat mencoba! (iDEAonline/Mona Sintia)

Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran Indonesia, Tentang Buah Tiin


FORUM UKHUWAH LEMBAGA DAKWAH
FAKULTAS KEDOKTERAN INDONESIA

Written by Intan Risna
Monday, 07 September 2009

"Demi (buah) tin dan (buah) zaitun, dan demi bukit Sinai." (At-Tin:1-2)
Apa sebenarnya yang terkandung dalam buah tin sehingga Allah membuat catatan khusus. Lantas apa kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi kesehatan?

Buah Tin (Ficus carica) dipercaya sebagai fruit from paradise, buah suci dari taman surgawi. Bukan tanpa alasan, selain rasanya yang segar dan lezat, buah ini juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Bahkan manfaat ini juga disebutkan dalam hadits Nabi saw. yang diriwayatkan oleh Abu Darda ra.

Dalam hadits tersebut dikisahkan Rasulullah diberi buah tin dan memakannya. KEmudian Rasulullah bersabda,"Jika engkau berkata ada buah yang diturunkan dari surga, maka aku bisa katakan, inilah buahnya, karena sesungguhnya buahnya tanpa biji. Oleh karena itu makanlah, karena buah tin ini dapat menyembuhkan wasir dan encok."

Literatur sejarah mencatat kalau buah tin berasal dari Arab dan sudah ada sejak 4000 tahun sebelum masehi. Sekarang pohon tin telah banyak tumbuh dan dibudidayakan secara mordern di negara-negara Timur Tengah, daerah Mediterania dan bahkan Indonesia.

Mentah Matang sama Lezatnya

Buah tin muda berwarna kehijauan. Seiring dengan matangnya buah, warna kulit akan berubah menjadi ungu kehitaman atau kekuningan sesuai dengan varietasnya. Buah muda biasanya dikonsumsi sebagai olahan sayur, dimasak dengan aneka daging atau campuran selada. Jika sudah tua dan matang sangat lezat dikonsumsi sebagai buah meja.

Di Timur Tengah maupun Eropa, tin termasuk buah mewah dan mahal. Dulunya hanya dikonsumsi kalangan bangsawan atau kalangan bangsawan atau saat acara-acara istimewa. Seiring dengan majunya teknologi pertanian, kini buah tin makin mudah didapat dengan harga yang relatif terjangkau.

Orang Eropa menyebut buah tin dengan buah fig. Sepintas buah ini memiliki rasa dan aroma yang mirip dengan jambu biji. Aromanya harum, teksturnya empuk, rasanya keset, manisnya sedang, sedikit mengandung air dan berbiji banyak namun biijnya enak dimakan.

Tingginya kandungan pektin, menjadikan buah ini sangat cocok dijadikan sebagai bahan baku selai, jelly, jam, maupun marmalade dengan rasa yang lezat dan keharuman yang khas.

Manfaat dan Kandungan Gizinya

Menurut Prof. Dr.Ir. Ali Khomsan, buah2an merupakan sumber serat yang baik. Serat ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran penceranaan. Dengan mengkonsumsi banyak serat maka akan terhindar dari penyakit seperti sembelit. Serat juga dapat mengikat zat karsinogen pemicu timbulnya kanker di saluran cerna.

Berdasarkan penelitian Californaia Fig Nutritional Information, buah tin mengandung serat yang sangat tinggi. Setiap 100 gr buah tin kering terkandung 12.2 g serat sedangkan apel hanya 2.0 g dan jeruk 1.9 g. Serat juga memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok bagi orang yang sedang menjalani diet atau puasa.

Kandungan gula buah juga tinggi, dicerna sedikit demi sedikit di dalam tuubuh karena merupakan gula buah yang komplek. Cocok dikonsumsi sebagai hidangan menu buka atau santap sahur untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa atau memberi energi selama berpuasa.

Dalam penelian lain, disebutkan bahwa tin juga mengandung asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan bagi kesehatan diantaranya omega-3 dan omega-6. Kelebihan yang lain, buah tin rendah lemak, rendah sodium, rendah kalori dan bebas kolesterol sehingga sangat cocok dikonsumsi penderit diabetes mellitus.

Keistimewaan buah ini tidak berhenti sampai disitu. Beragam vitamin dan mineral bermanfaat terkandung didalamnya. Setiap 100 g buah tin mengandunng vitamin A, vitamin C, kalsium dan zat bersi serta kalium. Kalium adalah mineral yang bersifat diuretik sehingga membantu mengeluarkan garam dalam tubuh. Sangat baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Vitamin dan mineral ini sangat diperlukan tubuh untuk menjaga dan memelihara kesehatan organ tubuh kita.

Sungguh buah yang kaya manfaat!

Sumber : Majalah Dokter Kita. September 2009.

Minggu, 06 September 2009

Info dari Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat, tentang Buah Tiin


DINAS KESEHATAN PROPINSI SUMATERA BARAT

viktor, 16 June 2008

Anda tentu sudah sering mendengar manfaat buah-buahan, kini kenali lebih dalam lagi manfaat buah-buahan yang bisa Anda konsumsi sehari-hari.

MENORMALKAN TEKANAN DARAH

Good : Pisang
Better : Buah Tiin

Enam buah tiin atau buah fig memiliki 891 miligram (mg) potassium yang dapat menurunkan tekanan darah, sedikitnya 20% dari kebutuhan harian Anda, dan sekitar 40% dari satu buah pisang yang besar.

Dalam sebuah penelitian selama 5 tahun di Netherland, makanan yang tinggi kandungan potassium yang dihubungkan dengan menurunnya tingkat kematian dari berbagai macam penyakit yang biasa diderita usia 55 tahun keatas.

Selain itu, Anda akan memperoleh kekuatan untuk tulang andal. Buah tin merupakan satu dari banyak buah yang merupakan sumber terbaik untuk memperoleh kalsium, sedikitnya 6 buah tiin setara dengan setengah cangkir susu tanpa lemak.

Buah tiin pada permukaannya kering dan terasa berat di tangan. Buah tiin yang masak agak mengalami retak yang sari buahnya meledak keluar.
Anda bisa menyajikannya dengan dicampur yogurt, oatmeal, atau salad.

Kamis, 03 September 2009

The Fourth International Symposium On Fig




Di Meknes Morocco, pada tanggal 29 September sampai dengan 03 Oktober 2009 ada simposium khusus Buah Tiin (dengan program seperti di atas), barangkali ada rekan-rekan pecinta tanaman/ buah Tiin yang berkeinginan untuk menghadiri acara ini sebagai wakil negara kita ?

Rabu, 02 September 2009

Buah Tiin Mengandung Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan


Buah Tiin Mengandung Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan

By Diana Wind
February 25, 2009

Buah Tin (Tiin) dianggap sebagai makanan fungsional, buah tersebut memiliki manfaat kesehatan disamping nutrisi yang mereka tawarkan.

Buah Tiin mengandung fenol, merupakan antioksidan yang dapat membantu menurunkan berat badan serta membantu melindungi terhadap penyakit kanker dan penyakit jantung.

Dari bermacam-macam buah-buahan yang ada, buah tiin adalah merupakan buah yang tertinggi kandungan mineralnya dan kaya serat.

Jumlah yang direkomendasikan untuk konsumsi sebagai buah harian cukup bervariasi untuk setiap individu.
Secara umum sebagai asupan buah adalah dengan mengkonsumsi 1 ½ - 2 cangkir buah per hari (1 cangkir untuk anak-anak berusia 2-5 tahun).

Berikan Value, Bukan Produk


Berikan Value, Bukan Produk
By Joko Susilo

Kunci menghasilkan penghasilan besar adalah kemampuan menciptakan ‘value’. Ada ‘sesuatu’ yang mampu menarik orang agar mau membelanjakan uangnya untuk membeli barang yang anda pasarkan. Karena sebetulnya konsumen tak pernah peduli dengan produk anda. Yang mereka pedulikan hanyalah ‘value’, nilai, atau manfaatnya.
Memang ada jurus-jurus untuk melariskan dagangan. Seperti kalau dalam affiliate program, ada trik bagaimana menarik pengunjung, menjaring pembeli dalam dua hari, 7 langkah menarik pengunjung, atau cara menggaet pelanggan setia.

Namun, semua jurus itu menjadi tak ada artinya bila produk anda tak punya ‘value’. Ibaratnya seperti singa ompong yang ketika mengaum bukannya menakutkan tapi malah terlihat menggelikan. Produk yang anda tawarkan bukannya meninggalkan kesan positif, tapi malah membuat kabur pembeli.
So, perhatikan ‘value’ produk anda.
Mengenai ‘value’, anda bisa memberikannya secara langsung. Maksudnya langsung melekat pada produk yang ditawarkan. Misal, produk anda mempunyai 100 macam manfaat yang bisa langsung dirasakan pemakai. Namun bisa pula secara tak langsung. Misal dengan menyediakan layanan setelah pembelian seperti konsultasi gratis seumur hidup dan lainnya.

Tapi apapun yang anda lakukan, yang penting inti aktivitasnya adalah menciptakan ‘value’. Serta, jangan lupa, pesan ‘value’ produk anda itu harus tersampaikan kepada konsumen.
Tak sulit sebetulnya konsep mengenai ‘value’ ini. Siapapun bisa melakukannya. Termasuk ANDA. Tapi sayangnya tak banyak orang yang sadar pentingnya peran ‘value’ ini. Sehingga tak heran kalau penghasilan mereka menjadi macet bin mampet.
Biasanya, mereka yang kurang memperhatikan ‘value’ ini mengidap dua ‘penyakit’. Salah satunya penyakit terlalu banyak merenung untuk menghasilkan uang.

Mereka yang biasanya mengidap penyakit pertama ini biasanya keluh kesahnya terlontar seperti ini: “Saya bingung. Setiap hari saya sudah memikirkan bisnis saya, menuliskan tujuan bisnis saya, membayangkan apa yang saya inginkan, dan berupaya menarik penghasilan sebanyak-banyaknya. Tapi apa yang saya dapat? Yang bisa diraih hanya secuil. Dan bahkan tak mampu menutupi pengeluaran saya. Sampai saya harus berhutang ke tetangga dan saudara sampai makin lama utang saya kian menumpuk. Saya juga sudah menuliskan apa yang saya alami dalam buku catatan harian saya untuk memacu diri. Tak lupa pula saya berdoa serta terus menambah ilmu. Tapi tak ada perubahan. Sampai rasanya saya kehilangan harapan. Apa dosa saya?”
Memang betul merenung itu penting. Saya tak bermaksud menyebut refleksi diri sebagai aktivitas keliru. Tapi yang perlu disadari merenung saja tak cukup. Selama anda hanya melakukan refleksi diri tapi tanpa dibarengi tindakan nyata maka UANG TIDAK AKAN PERNAH MENGALIR KE KANTONG ANDA

Menulis catatan harian dan merenung mungkin sangat penting bagi anda. Saya pun kadang-kadang melakukannya. Tapi yang perlu dipahami, kegiatan itu tak memberikan apapun untuk orang lain. Jangan pernah mengira saat anda bermeditasi atau merenungkan nasib bisnis anda tiba-tiba segepok uang atau selembar cek turun dari langit.
Jika anda ingin mendapat uang, yang anda butuhkan adalah menciptakan ‘value’ dan menyampaikannya kepada orang yang tepat.
No value, no money, Itu yang perlu anda ingat. Pikirkanlah !
Bayangkan anda tengah melihat rumah terbakar. Lantas anda mendekatinya. Tapi begitu sampai di dekatnya anda tak melakukan apa-apa. Yang anda lakukan hanya menonton dan merasa ikut bersedih atas kejadian tersebut.

Sementara api terus berkobar tanpa ampun melalap seisi rumah. Dan anda masih sibuk sendiri dengan pikiran anda yang bertanya-tanya apa penyebabnya. Saya jamin, pasti rumah itu akan ludes terbakar di depan mata anda.
Seperti itu pula yang terjadi kalau misalnya anda tengah mengalami kesulitan keuangan. Ketika situasi makin sulit, tapi anda malah sibuk dengan diri anda sendiri. Dan tidak melakukan aksi nyata untuk keluar dari kondisi tak nyaman itu. Saya jamin pasti kondisi anda tak berubah atau bahkan menjadi lebih buruk.
Dalam kasus kebakaran di atas, sebenarnya yang anda butuhkan hanyalah menyiramkan air ke titik-titik api. Dan bukan sibuk bertanya pada diri sendiri. Begitupun ketika anda sedang dilanda kondisi keuangan yang buruk, yang anda butuhkan adalah ACTION! Bukan malah banyak merenung yang tak tentu ujungnya itu.

Penyakit terlalu banyak merenung untuk menghasilkan uang termasuk salah satu penghambat uang masuk ke kantong anda. Karena dengan begitu, anda sibuk dengan diri sendiri sehingga tertahan untuk melakukan tindakan nyata.
Saatnya BERUBAH. Hentikan aktivitas yang hanya tertuju pada diri anda sendiri. Saatnya menatap dunia nyata dan melangkah dengan tubuh tegap. Saatnya memanfaatkan energi anda untuk aksi-aksi nyata.
Patut disadari, tubuh kita adalah komponen penting untuk menghasilkan uang. Inilah kesadaran awal yang perlu kita tanamkan. Sehingga dengan begitu kita perlu menjaga kesehatan kita baik-baik dan mempergunakannya lewat aksi nyata agar uang bisa mengalir lancar pada diri kita.
Sebab uang merupakan hasil dari tindakan. Dan bukan hasil angan-angan. Kalau anda hanya sibuk merenung dan tidak melakukan apa-apa, pasti tak ada uang yang mau melekat ke kantong anda.

Sejak dulu, kekuatan aksi tak terbantahkan sudah terbukti menjadi pendorong terwujudnya kenyataan. Kalau anda masih menahan diri untuk tidak melakukan apa-apa, maka pasti perubahan hidup yang anda idamkan tidak akan pernah terjadi.
Aksi atau tindakan nyata bukan berarti segalanya harus anda lakukan sendiri. Tapi bisa pula dengan memanfaatkan alat bantu. Misal untuk bepergian ke suatu tempat, tentu anda tak harus jalan kaki. Tapi bisa mengendarai sepeda motor atau mobil yang bisa mempercepat anda sampai ke tempat tujuan.
Yang penting, anda harus memiliki kemauan. Tanpa kemauan, sekalipun anda punya berbagai alat bantu, tapi tak akan pernah ada tindakan.
Selain terlalu banyak merenung, ‘penyakit’ kedua yang bisa menghambat uang mengalir pada diri anda adalah terlalu fokus menghasilkan uang, tapi mengabaikan menciptakan ‘value’.

Maksudnya?

Banyak orang yang fokus bahkan sangat fokus menghasilkan uang. Tapi di saat bersamaan mereka mengabaikan perhatian pada orang-orang lain.
Mereka yang mengidap ‘penyakit’ ini biasanya keluh kesahnya seperti ini: “Saya telah berupaya keras menghasilkan uang, tapi hasilnya tidak sesuai harapan. Saya sudah memposting ratusan artikel di blog. Judul-judulnya saya pilih yang terbaik. Pemilihan keyword-nya pun betul-betul saya cermati. Saya telah mencoba Adsense, text link ads, affiliate progam, dan banyak cara lainnya seperti terdapat dalam 10 Sumber Penghasilan Blog yang mengalir deras ke kantong. Di awal memulainya, traffic saya memang berkembang. Tapi kemudian perlahan dan pasti mulai menurun. Saya sudah melakukan banyak hal, tapi uang yang saya cicipi belum sebanding. Apa salah saya?”
Kurang lebih sama dengan ‘penyakit’ pertama, inti persoalannya adalah selalu hanya berfokus pada diri sendiri. Tak ada ‘value’ yang diberikan pada orang lain. Patut dipahami, content bukan ‘value’. Iklan bukan ‘value’. Dan affiliate program juga bukan ‘value’.
Kalau anda masih selalu sibuk dengan berbagai aktivitas yang hanya tertuju pada diri sendiri dan mengabaikan perhatian pada pengunjung atau konsumen anda, saya yakin ada banyak orang yang bisa melakukannya lebih baik dari pada anda. Dengan begitu pasti anda sudah kalah bersaing. Karena itu tak cukup lagi hanya mengandalkan cara-cara tadi. Yang anda perlukan adalah menciptakan ‘value’ di setiap aktivitas anda dan mengalirkannya pada orang-orang lain. Jadikan penciptaan ‘value’ untuk orang banyak sebagai titik tolak aktivitas anda.

Kalaupun selama ini anda mungkin sudah sudah bisa mengalirkan uang dengan cara yang hanya terfokus pada diri sendiri tadi, tapi saya rasa itu tidak akan bertahan lama. Karena yang dicari pengunjung atau konsumen adalah ‘value’.
Dan kalau anda hanya berfokus pada menghasilkan uang, begitu uang tak lagi mengalir maka semangat anda bisa meredup. Sebaliknya, kalau tujuan anda pada menciptakan ‘value’, maka uang akan mengikuti dengan sendirinya.
Anda paham kan?
Memang banyak orang lebih suka mencari uang daripada membuat ‘value’. Padahal kalau mereka sadar, tujuan pertama tadi lebih gampang menghantarkan pada kegagalan. Sedang dengan menghadirkan ‘value’, pengunjung pasti berbondong-bondong mendatangi situs web anda. Dan ini berarti mendekatkan anda pada kesuksesan.
Mulailah berpikir bagaimana anda bisa menghadirkan ‘sesuatu’ yang diinginkan banyak orang di muka bumi ini. Kalaupun saat ini sudah ada yang melakukannya, anda tak perlu pesimis. Asalkan anda bisa menyediakan ‘value’ yang lebih baik, pasti anda akan sukses.

Sebetulnya banyak ‘penyakit mental’ yang membuat uang terhalang mengalir pada diri anda. Tapi dua ‘penyakit’ yang sudah saya sebutkan yang menjadi penyebab utama. Dan saya ulangi lagi, solusinya adalah menghadirkan ‘value’ pada orang lain. Dengan mulai terbiasa bermental menghadirkan ‘value’ untuk orang lain, maka pikiran dan aksi yang anda lakukan akan selalu tertuju pada penciptaan ‘value’.
Anda setuju dengan saya?